Dokter Menguraikan Pentingnya Ganti Baju Sebelum Pemeriksaan PET Scan
Table of content:
Dalam dunia medis, radiasi seringkali menjadi topik yang dibicarakan dengan penuh ketakutan. Namun, pemahaman yang lebih mendalam tentang prosedur medis seperti PET scan dapat membantu menghilangkan stigma tersebut.
Dokter spesialis kedokteran nuklir, Esther Devina Panjaitan, menerangkan pentingnya menghindari kontaminasi silang selama pemeriksaan. Dalam konteks ini, prosedur yang tepat sangat diperlukan untuk menjaga keselamatan pasien dan masyarakat secara umum.
Memahami Proses PET Scan dan Pentingnya Keamanan
PET scan, atau Positron Emission Tomography, adalah metode pencitraan yang digunakan untuk mendiagnosis berbagai penyakit, termasuk kanker. Proses ini melibatkan penggunaan substansi radioaktif yang dapat menunjukkan aktivitas sel dalam tubuh.
Esther menegaskan bahwa pasien harus mengenakan baju yang bersih sebelum menjalani pemeriksaan tersebut. Hal ini penting untuk mencegah kontaminasi silang yang dapat mengganggu hasil scan dan menempatkan pasien serta petugas kesehatan dalam risiko.
Setelah pemeriksaan, pasien wajib diisolasi di ruang khusus. Langkah ini sesuai dengan regulasi yang ditetapkan oleh Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) guna memastikan tidak ada radiasi yang terbawa keluar.
Mendisiplinkan Proses Isolasi Pasien Setelah PET Scan
Isolasi pasien selama beberapa waktu setelah pemeriksaan bukanlah suatu tindakan yang berlebihan. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa tidak ada paparan radiasi yang tidak perlu kepada orang lain di sekitarnya.
Selama isolasi, pasien diawasi dengan ketat untuk mendeteksi gejala-gelaja yang mungkin timbul, seperti muntah atau pusing. Tindakan ini bertujuan untuk mengantisipasi kontaminasi yang tidak terduga dan melindungi semua orang yang terlibat.
Perhatian terhadap prosedur keselamatan ini sangat penting, mengingat banyaknya pasien yang melakukan PET scan setiap hari. Keselamatan menjadi prioritas utama dalam praktik kedokteran nuklir yang kompleks ini.
Pemahaman yang Tepat tentang Radiasi dalam Kedokteran Nuklir
Banyak orang beranggapan bahwa radiasi berbahaya dan dapat menimbulkan efek jangka panjang bagi kesehatan. Namun, menurut Esther, dosis radiasi yang digunakan dalam PET scan relatif rendah dan terkendali.
Dengan pemahaman yang tepat tentang dosis radiasi, masyarakat diharapkan dapat lebih tenang dan tidak ragu untuk melakukan pemeriksaan medis yang diperlukan. Kecemasan yang berlebihan hanya akan menghambat upaya deteksi dini penyakit.
Pendidikan dan sosialisasi mengenai penggunaan radiasi dalam kedokteran sangat dibutuhkan. Ini termasuk penjelasan tentang manfaat dan risiko yang terkait dengan prosedur ini, sehingga pasien dapat membuat keputusan yang tepat.








