Kanopi Stasiun Bogor Terbakar Diduga akibat Korsleting Listrik
Table of content:
PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 1 Jakarta baru-baru ini mengonfirmasi insiden percikan api yang terjadi di atap Kanopi jalur VIII Stasiun Bogor. Kejadian yang membangkitkan kepanikan di kalangan penumpang ini dilaporkan terjadi pada siang hari dan langsung ditangani dengan serius oleh pihak terkait.
Manajer Humas Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menyampaikan bahwa pihaknya mengambil tindakan cepat dan maksimal untuk memastikan keselamatan. Laporan menyebut bahwa percikan api bersumber dari kabel instalasi listrik yang berada di atap stasiun.
Kejadian itu terjadi kira-kira pada pukul 12.30 WIB, dan Dinas Perhubungan bersama pihak berwenang berkoordinasi untuk menanggulangi situasi tersebut. KAI Daop 1 Jakarta mengambil langkah-langkah pencegahan guna memastikan keselamatan penumpang dan perjalanan kereta api.
Proses Penanganan Insiden dan Koordinasi yang Cepat
Setelah menerima laporan, KAI Daop 1 Jakarta segera berkoordinasi dengan PLN untuk menangani masalah tersebut. Langkah ini diambil agar respon terhadap insiden dapat dilakukan dengan cepat dan efektif.
Pada pukul 12.33 WIB, KAI mulai mengatur langsir Kereta Api 1014 untuk menjauh dari area yang terdampak. Langkah ini menunjukkan komitmen KAI dalam menjaga keselamatan penumpang di tengah situasi darurat.
Selain itu, petugas juga melakukan sterilisasi area Jalur VIII dari penumpang sebagai tindakan pencegahan. Proses ini diperlukan untuk menghindari risiko lebih lanjut terhadap para pengguna jasa kereta api.
Pemadaman Api dan Penanganan Rutin dari Pihak KAI
Pada pukul 12.57 WIB, pihak berwenang mengonfirmasi bahwa percikan api telah berhasil dipadamkan dan keadaan sekitarnya sudah aman. Keberhasilan ini menunjukkan efektivitas respon cepat dari tim penanganan KAI.
Franoto menegaskan bahwa keselamatan traveler adalah prioritas utama dalam situasi apapun. Ia menyebut bahwa koordinasi dengan pihak terkait adalah kunci untuk memastikan perjalanan kereta api tetap aman dan terjaga.
Hingga saat ini, KAI Daop 1 Jakarta masih melakukan pemantauan di lokasi insiden. Tidak ada laporan mengenai kelambatan atau pembatalan perjalanan kereta api setelah peristiwa tersebut.
Pentingnya Situasi Tenang dan Arahan bagi Pengguna Jasa
Untuk menghindari kepanikan lebih lanjut, KAI mengimbau kepada seluruh penumpang untuk tetap tenang dan mengikuti instruksi dari petugas yang berada di lapangan. Keselamatan bersama adalah hal yang perlu diutamakan.
Salah seorang penumpang, Tsatsia, menceritakan pengalaman saat kejadian. Menurutnya, saat ia turun dari kereta, asap sudah terlihat dan petugas segera mengarahkan jalur evakuasi.
Dalam situasi tersebut, ia melihat adanya petugas yang membawa Alat Pemadam Api Ringan (APAR), tetapi upaya tersebut tampaknya tidak segera berhasil. Ia menggambarkan suasana cemas ketika suara ledakan kecil terjadi selama proses pemadaman.
Insiden ini mengingatkan kita akan pentingnya memperhatikan aspek keamanan dan keselamatan dalam perjalanan. Meskipun kejadian tersebut berlangsung singkat, respons cepat dari pihak KAI patut diacungi jempol.








