Harga Bawang dan Minyak Goreng Naik Sedangkan Cabai Merah Keriting Turun
Table of content:
Harga pangan nasional menunjukkan fluktuasi yang signifikan pada akhir pekan ini, terutama pada hari Sabtu, 6 Desember 2025. Banyak komoditas penting mengalami kenaikan harga yang cukup mencolok, mencerminkan dinamika pasar yang terjadi saat ini.
Berdasarkan data terkini, harga beberapa jenis bahan pangan menunjukkan tren kenaikan, termasuk bawang merah dan cabai. Masyarakat perlu mengikuti perkembangan ini agar dapat melakukan perencanaan belanja yang lebih baik.
Pembaruan Harga Pangan Nasional di Akhir Pekan
Data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional menjadi acuan bagi masyarakat untuk mengetahui harga pasar terbaru. Pada pukul 8.30 WIB, harga bawang merah tercatat naik sebesar 9,81 persen, mencapai Rp49.250 per kilogram.
Situasi ini diikuti oleh bawang putih yang melonjak 1,4 persen dengan harga mencapai Rp39.700 per kilogram. Lonjakan ini menjadi perhatian khusus, mengingat bawang merupakan salah satu komoditas dasar penting dalam masakan sehari-hari.
Berpindah ke sektor beras, beras kualitas bawah I mengalami kenaikan sebesar 0,35 persen. Dilaporkan, harga saat ini berada di Rp14.350 per kilogram, sedangkan beras kualitas super II juga mengalami kenaikan mencapai 0,3 persen dengan harga Rp16.600 per kilogram.
Dampak Kenaikan Harga Cabai terhadap Masyarakat
Kenaikan harga cabai menjadi fenomena yang cukup signifikan pada pekan ini. Cabai rawit hijau melonjak hingga 14,15 persen menjadi Rp54.050 per kilogram, mengundang perhatian banyak konsumen.
Terlebih lagi, cabai rawit merah mencatat rekor kenaikan tertinggi dengan angka mencapai 31,58 persen. Harga cabai merah kini berada pada angka Rp72.700 per kilogram, membuat sebagian besar masyarakat khawatir terhadap masakan yang akan mereka siapkan.
Selain dampak terhadap ekonomi, kenaikan harga ini juga dapat mempengaruhi pola makan keluarga. Mengingat cabai adalah bahan penting bagi banyak masakan tradisional, masyarakat harus menyesuaikan diri dengan situasi ini.
Faktor Penyebab Lonjakan Harga Pangan di Pasaran
Ada beberapa faktor yang mempengaruhi kenaikan harga pangan saat ini. Cuaca yang ekstrem, seperti hujan lebat dan angin kencang, dapat mengganggu proses panen petani.
Di samping itu, permintaan yang meningkat menjelang akhir tahun juga berkontribusi terhadap meningkatnya harga pangan. Masyarakat biasanya lebih banyak berbelanja menjelang hari raya atau perayaan tertentu, sehingga permintaan meningkat.
Juga, ada kemungkinan gangguan pada rantai pasok yang menyebabkan kelangkaan di pasar. Situasi ini menciptakan ketidakpastian yang dapat memperburuk kondisi harga pangan lebih lanjut.







