Isak Tangis Menyambut Bilqis di Makassar Setelah Sepekan Diculik ke Jambi
Table of content:
Balita perempuan berusia 4,5 tahun bernama Bilqis, yang diduga menjadi korban penculikan, akhirnya ditemukan setelah hilang selama seminggu. Dia ditemukan di Jambi dan tiba di kantor Mapolrestabes Makassar, Sulawesi Selatan, pada hari Minggu siang, 9 November.
Keberadaan Bilqis sebelumnya telah menarik perhatian banyak orang, terutama setelah berita penculikan menyebar luas. Saat tiba di Mapolrestabes, Bilqis disambut oleh kerabat dan masyarakat yang khawatir akan keadaannya.
Mengenakan baju kotak biru, Bilqis terlihat melambaikan tangan kepada para petugas sebelum dibawa ke ruang pemeriksaan kesehatan. Orang tuanya, yang menunggu dengan penuh harap, menunjukkan ekspresi haru saat bertemu kembali dengan anak mereka setelah masa ketidakpastian yang panjang.
Kronologi Penculikan Bilqis dan Penemuan Kembali
Berawal dari kejadian yang terjadi pada Minggu, 2 November, saat Bilqis sedang bermain di lapangan tenis di Makassar. Saat sang ayah, Dwi Nurmas, tengah berolahraga, Bilqis bermain di pinggir lapangan.
Tidak lama setelah itu, Dwi menyadari bahwa anaknya hilang ketika dia sedang asyik bermain tenis. Meski sering memantau aktivitas Bilqis, dia kehilangan jejak anaknya saat sedang fokus pada permainan.
Saat pencarian dilakukan, rekaman CCTV berhasil mengungkap sedikit gambaran mengenai penculikan tersebut. Seorang wanita terlihat membawa tiga anak, salah satunya adalah Bilqis, dengan gerak yang tergesa-gesa.
Tindak Lanjut oleh Pihak Kepolisian Makassar
Kepolisian Makassar segera menangani laporan penculikan yang diajukan oleh ayah Bilqis. Dwi menjelaskan kepada wartawan bahwa sebelum hilangnya Bilqis, ada beberapa komunikasi misterius dengan pihak yang meminta uang, tetapi bukan sebagai tebusan.
“Ada yang menghubungi ipar saya, meminta uang Rp100.000 hingga Rp2 juta,” kata Dwi. Permintaan tersebut membuat keluarga semakin cemas akan keselamatan Bilqis.
Pihak kepolisian berjanji akan mengungkap semua detail kasus ini dalam waktu dekat. Kombes Pol Arya Perdana menyatakan bahwa sejumlah pelaku telah diamankan untuk memudahkan penyelidikan.
Reaksi Keluarga dan Masyarakat Terhadap Kasus Ini
Setelah penemuan Bilqis, suasana haru merebak di Mapolrestabes. Kerabat dan warga melihat Bilqis dalam keadaan sehat dan bersyukur atas kehadirannya kembali. Rasa lega memenuhi ruang ketika Dwi dan istrinya dapat kembali bercengkerama dengan anak mereka.
Keluarga Bilqis mengungkapkan betapa sulitnya melewati minggu yang penuh ketidakpastian. Dukungan masyarakat sangat berarti bagi mereka dalam proses pencarian anak yang hilang.
Warga Makassar menunjukkan solidaritas dengan melakukan pencarian dan menyebarkan informasi tentang Bilqis di berbagai platform media sosial. Ini menunjukkan betapa pentingnya peran masyarakat dalam mengatasi keterpurukan semacam ini.
Pentingnya Kesadaran dan Waspadai Penculikan Anak
Kasus penculikan Bilqis menyoroti perlunya lebih banyak perhatian terhadap keamanan anak-anak, baik di lingkungan rumah maupun di tempat-tempat umum. Orang tua dituntut untuk selalu waspada dan akrab dengan lingkungan tempat anak-anak bermain.
Pentingnya pendidikan tentang keselamatan anak juga menjadi sorotan. Anak-anak perlu diajarkan cara mengenali situasi berbahaya dan siapa yang dapat mereka percayai di luar lingkungan keluarga.
Kampanye kesadaran publik mengenai penculikan anak perlu didorong agar masyarakat semakin waspada dan dapat berkolaborasi dengan pihak berwenang dalam menjaga keamanan anak.









