KAI Daop 1 Jakarta Sediakan 1732 Perjalanan Kereta untuk Angkutan Nataru 2025/2026
Table of content:
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta telah menyiapkan seluruh fasilitas untuk mendukung layanan transportasi selama masa Angkutan Natal dan Tahun Baru 2025–2026. Kesiapan ini mencakup berbagai aspek mulai dari jadwal perjalanan hingga kapasitas tempat duduk yang tersedia bagi para pengguna jasa.
Pada periode angkutan yang berlangsung mulai 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 ini, Daop 1 Jakarta akan mengoperasikan total 1.732 perjalanan kereta api. Perincian tersebut mencakup 1.534 perjalanan kereta api jarak jauh dan 198 perjalanan kereta lokal, yang dirancang untuk mengikuti perkembangan kebutuhan perjalanan masyarakat.
Dengan meningkatnya mobilitas masyarakat pada momen pergantian tahun, kereta api menjadi pilihan transportasi yang efisien dan nyaman. Hal ini sejalan dengan program pemerintah untuk mendorong penggunaan transportasi massal demi mengurangi kemacetan dan polusi udara di kota-kota besar.
Meningkatnya permintaan akan perjalanan kereta api menunjukkan antusiasme masyarakat dalam merayakan Natal dan Tahun Baru. Selain itu, pemerintah terus berupaya meningkatkan pelayanan dengan memberikan fasilitas yang lebih baik dan harga tiket yang terjangkau.
Mempersiapkan Kapasitas dan Pola Operasional KAJJ dengan Optimal
Selama periode Nataru, kereta api jarak jauh (KAJJ) yang beroperasi di Daop 1 Jakarta dijadwalkan rata-rata 85 perjalanan per hari. Stasiun Gambir dan Pasar Senen akan menjadi dua titik utama dengan alokasi perjalanan yang cukup signifikan.
Di Stasiun Gambir, diperkirakan akan ada 810 perjalanan KAJJ dengan kapasitas total 367.020 tempat duduk. Hal ini menunjukkan bahwa KAJJ siap menampung lonjakan jumlah penumpang yang diprediksi akan terjadi selama Nataru.
Sementara itu, Stasiun Pasar Senen juga tidak kalah sibuk dengan 724 perjalanan KAJJ yang disiapkan. Kapasitas yang tersedia mencapai 441.936 tempat duduk, memberikan pilihan lebih bagi masyarakat untuk melakukan perjalanan ke berbagai tujuan.
Semua perencanaan ini dilakukan agar perjalanan kereta api berlangsung lancar dan nyaman. Manajemen juga memastikan bahwa semua kereta dalam kondisi baik agar bisa mengangkut penumpang dengan aman.
Pentingnya Kereta Lokal untuk Mobilitas Masyarakat di Area Sekitar
Di samping kereta jarak jauh, kereta lokal juga memiliki peranan penting dalam mendukung mobilitas masyarakat selama periode Nataru. Total terdapat 198 perjalanan KA lokal yang siap memberikan layanan kepada pengguna.
Salah satu yang paling banyak diminati adalah KA Pangrango, yang menghubungkan Bogor Paledang dan Sukabumi. Dengan total 144 perjalanan dan kapasitas 3.680 tempat duduk, KA ini menjadi pilihan utama bagi masyarakat lokal.
Selain itu, terdapat juga KA Siliwangi yang melayani perjalanan dari Sukabumi menuju Cipatat. Dengan total 54 perjalanan dan kapasitas 1.908 tempat duduk, KA ini juga berkontribusi pada mobilitas masyarakat di daerah tersebut.
Kereta lokal tidak hanya memberikan kemudahan akses, tetapi juga membantu mengurangi kemacetan di jalan raya. Ini sangat penting mengingat tingginya volume kendaraan pribadi selama musim libur.
Kerahasiaan dan Keberagaman Tiket Kereta yang Dipesan oleh Pelanggan
Masyarakat menunjukkan pilihan favoritnya dalam beberapa kereta yang menjadi kebanggaan perusahaan. Sejumlah kereta kini memiliki pemesanan lebih dari 3.000 tiket, menunjukkan tingginya minat masyarakat.
Beberapa kereta yang populer dengan keberangkatan dari Stasiun Gambir antara lain Gunung Jati, Taksaka, serta Pandalungan. Sedangkan dari Stasiun Pasar Senen, kereta seperti Bengawan dan Airlangga meraih puncak pemesanan tiket lebih dari 10.000.
Pemesanan tiket bersifat dinamis dan bisa berubah setiap waktu. Oleh karena itu, penumpang diimbau untuk memantau informasi terbaru serta melakukan reservasi lebih awal agar tidak kehabisan tempat duduk.
Aksesibilitas ini menjadi sangat penting agar semua kalangan masyarakat bisa merasakan pengalaman perjalanan yang nyaman dan menyenangkan. Ketersediaan berbagai pilihan kereta memudahkan calon penumpang dalam menentukan jadwal yang sesuai.
Tanggal dengan Volume Pemesanan Tiket yang Tertinggi Selama Nataru
Melihat data terbaru, tanggal puncak pemesanan tiket selama periode Nataru menunjukkan angka yang signifikan. Pada 24 Desember 2025, tercatat 36.979 tiket terjual, menandakan permintaan yang sangat tinggi.
Diikuti dengan tanggal 25 Desember 2025, total pemesanan mencapai 35.462 tiket. Ini menunjukkan bahwa momen libur Natal menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat untuk merencanakan perjalanan.
Tanggal 22 Desember juga mencuri perhatian dengan 24.889 tiket yang telah dipesan. Melihat tren ini, penting bagi perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas layanan agar dapat memenuhi ekspektasi masyarakat.
Dengan demikian, persiapan yang matang diharapkan akan membawa pengalaman perjalanan yang lebih baik bagi setiap penumpang. Layanan kereta api tetap menjadi salah satu andalan dalam transportasi massal di Indonesia.











