Peringatan Satu Bulan Kematian Affan Oleh Koalisi Sipil, Menolak Lupa
Table of content:
Koalisi Masyarakat Sipil menggelar aksi peringatan satu bulan wafatnya Affan Kurniawan, yang tewas di bawah mobil rantis Brimob Polda Metro Jaya. Kejadian tragis ini telah menimbulkan keprihatinan mendalam di kalangan masyarakat, terutama terkait isu penegakan hak asasi manusia.
Aksi peringatan ini dilakukan dengan menyalakan lilin di lokasi kejadian di Pejompongan, Jakarta Pusat. Aktivitas tersebut menjadi simbol solidaritas dan penegasan bahwa tragedi semacam ini tidak boleh dilupakan.
Koordinator KontraS, Dimas Arya Bagus Saputra, menegaskan bahwa aksi ini bukan sekadar peringatan. Hal ini juga menjadi seruan untuk menuntut pemerintah agar lebih serius dalam menegakkan hukum dan melindungi hak asasi manusia.
Dalam orasi yang disampaikannya, Dimas menyatakan bahwa kehadiran massa di tempat itu menunjukkan penolakan terhadap ketidakadilan. “Kami di sini adalah barisan yang menolak lupa terhadap abainya pemerintah dalam penegakan HAM,” ujarnya dengan tegas.
Aksi simbolis lainnya turut digelar untuk mengingatkan kembali brutalitas aparat yang terus terjadi. Dimas menyatakan, hingga saat ini, belum ada tanda-tanda perubahan yang menunjukkan keberpihakan pemerintah kepada rakyat, terutama dalam hal kebijakan.
Perjuangan Hak Asasi Manusia dan Keadilan Sosial
Dalam rangka mengingat tragedi ini, para peserta aksi berharap agar masyarakat semakin peduli terhadap isu hak asasi manusia. “Kami ingin masyarakat tidak lagi menganggap remeh situasi yang terjadi,” kata Dimas.
Setiap peserta digiring untuk membawa poster berisi tuntutan jelas kepada pemerintah. Salah satu tuntutan itu adalah menyerukan kepada aparat untuk menghentikan segala bentuk kekerasan terhadap masyarakat sipil.
Affan Kurniawan bukanlah sosok yang terlibat dalam demonstrasi tersebut. Ia merupakan pengemudi ojek online yang tewas tragis saat melaksanakan pekerjaannya di lingkungan itu. Peristiwa ini menunjukkan betapa rentannya kehidupan masyarakat biasa di tengah ketegangan sosial.
Kesedihan yang mendalam dirasakan oleh keluarga dan teman-teman Affan. Mereka merasakan kehilangan yang tidak tergantikan, dan berharap agar tragedi ini tidak terulang lagi. “Kami ingin semua orang ingat siapa Affan dan apa yang terjadi,” ungkap salah seorang temannya.
Konteks Ketidakadilan yang Terus Mengguncang Masyarakat
Semenjak insiden tragis itu, banyak kalangan yang menyoroti situasi penegakan hukum yang dihadapi oleh masyarakat. Para aktivis terus mendorong masyarakat untuk bersatu menuntut keadilan, serta menjaga agar suara mereka didengar.
Dimas juga mengingatkan tentang pentingnya partisipasi aktif dalam isu-isu keadilan sosial. “Kita tidak boleh tinggal diam, karena ketidakadilan dapat menjangkiti kita semua jika dibiarkan,” tambahnnya.
Kebijakan yang cenderung pro-elit dan mengabaikan kepentingan masyarakat luas menjadi sorotan utama. Dimas menekankan bahwa tindakan tegas diperlukan untuk membawa perubahan yang berarti dalam struktur sosial masyarakat.
Tuntutan untuk reformasi dalam kekuasaan dan perlindungan terhadap hak asasi manusia semakin mendesak. “Kita harus mendesak pemerintah untuk lebih responsif terhadap suara rakyat,” kata Dimas, menutup orasi dengan penuh semangat.
Pentingnya Kesadaran Kolektif di Masyarakat
Aksi ini menggambarkan pentingnya kesadaran kolektif dalam menghadapi masalah-masalah sosial yang ada. Masyarakat diingatkan untuk tidak hanya berperan sebagai penonton, tetapi harus aktif dalam memperjuangkan hak-hak mereka.
Setiap orang memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa suara mereka didengar. Aksi ini merupakan salah satu cara untuk menunjukkan bahwa masyarakat tidak akan tinggal diam terhadap ketidakadilan.
Situasi seperti yang dialami Affan menjadi pengingat betapa banyak orang yang berjuang demi kelangsungan hidup mereka sehari-hari. Ketidakadilan yang mereka alami menjadi panggilan bagi semua orang untuk bersatu dan berjuang untuk kebenaran.
Keberanian masyarakat untuk bersolidaritas dan mendukung satu sama lain akan menjadi kunci untuk membawa perubahan. Masyarakat harus terus mendorong agar pemerintah bertanggung jawab atas setiap kebijakan yang dibuat, demi kepentingan rakyat banyak.
Bersama-sama, mereka berharap agar kisah Affan Kurniawan menjadi teladan bahwa setiap jiwa berhak dihargai. Komitmen terhadap hak asasi manusia harus terus diperjuangkan agar tidak ada lagi korban yang jatuh akibat ketidakadilan.










